Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 29 Juni 2017

  • 08:48 WIB. Minyak - Goldman Sachs merevisi proyeksi harga minyak WTI pada kuartal III-2017 menjadi US$47,50 per barel.
  • 08:47 WIB. Samsung - Samsung Electronics sepakat membuka pabrik peralatan rumah tangga senilai US$380 juta di AS.
  • 08:46 WIB. UE - Uni Eropa memperpanjang sanksi ekonomi terhadap Rusia hingga 31 Januari 2018.
  • 07:56 WIB. Ransomware - TNT Express mengalami serangan virus ransomware jenis Petya.
  • 07:54 WIB. AS - Donald Trump dan Vladimir Putin bakal mengadakan pembicaraan saat pertemuan G20 di Jerman bulan depan.
  • 07:52 WIB. AS - Presiden Donald Trump akan menekan Presiden Korsel Moon Jae-In soal ketidakseimbangan neraca perdagangan.
  • 07:51 WIB. Lazada - Lazada mencatatkan 23 juta pembeli aktif per 31 Maret 2017.
  • 07:33 WIB. Alibaba - Alibaba melakukan penambahan investasi di Lazada sebesar US$1 miliar sehingga kepemilikan saham menjadi 83%.
  • 07:05 WIB. Kemenhub : Truk Angkutan Barang Tak Operasi hingga 3 Juli.
  • 06:59 WIB. Petya Ransomware - Virus Petya Ransomware Serang Sistem Komputer Seluruh Dunia.
  • 06:57 WIB. Manado - Bulog Jamin Stok Beras Hadapi Pengucapan Syukur.
  • 06:36 WIB. Milan - AC Milan incar penyerang Sunderland, Fabio Borini.
  • 06:13 WIB. Roma - AS Roma dapatkan bek Feyenoord Rick Karsdorp dengan nilai transfer Rp212 miliar.

Pascakekerasan pada Wartawan, Brimob Polda Metro Janji Akan Tertibkan Sikap

Foto Berita Pascakekerasan pada Wartawan, Brimob Polda Metro Janji Akan Tertibkan Sikap
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya AKBP Heru Novianto berjanji pihaknya akan membenahi sikap jajarannya dalam melayani dan mengayomi masyarakat, menyusul terjadinya kasus dugaan kekerasan fisik dan verbal anggota Brimob Polda Metro Jaya terhadap wartawan LKBN Antara, Ricky Prayoga di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu (18/6).

"Atas perilaku anggota kami ini, kami berjanji kedepan untuk menekankan kepada anggota kami, perilaku yang lebih baik lagi, lebih humanis, lebih sopan kepada masyarakat. Tapi tetap harus bersikap tegas kepada penjahat," kata AKBP Heru saat menyambangi Wisma Antara, Jakarta, Senin (19/6/2017). 

Diakuinya, ada sikap tak patut dan berlebihan dari pelaku yakni Baratu Adam Nasution terhadap Ricky Prayoga, korban dalam peristiwa ini.

"Kami akui kami salah. Mas Yoga bukan penjahat, tapi diperlakukan seperti itu, kami akui kami salah," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Heru Novianto menyampaikan permintaan maaf kepada Dirut LKBN Antara, Meidyatama Suryodiningrat dan wartawan LKBN Antara, Ricky Prayoga yang menjadi korban kasus dugaan kekerasan anggota Brimob Polda Metro Jaya.

"Kejadian ini cukup memalukan. Saya mewakili pimpinan Brimob Polda Metro Jaya memohon maaf atas kejadian ini, kami sadari anggota kami melakukan kesalahan," kata AKBP Heru.

Heru mengatakan pihaknya masih memeriksa Baratu Adam Nasution dan empat orang rekannya atas kasus ini. 

"Secara internal, kami memeriksa Adam dan beberapa temannya," katanya.

Heru pun menegaskan akan menjatuhkan hukuman disiplin bagi para pelaku bila terbukti bersalah. "Kalau terbukti bersalah, kami akan memberikan hukuman disiplin," katanya.

Ricky Prayoga menerima ucapan permintaan maaf tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Ricky meminta agar para petinggi Polri memperhatikan proses perekrutan polisi terutama Brimob agar tidak terjadi lagi peristiwa tindak arogansi aparat terhadap jurnalis di kemudian hari.

"Tolong untuk proses perekrutan harus diperhatikan lagi," kata Ricky Prayoga.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto berharap usai pertemuan antara Polri, dalam hal ini Brimob Polda Metro Jaya dan LKBN Antara, kedepan hubungan kedua belah pihak menjadi baik kembali. 

"Mudah-mudahan setelah pertemuan ini, bisa berdamai, bisa saling mengerti, hubungan kedua belah pihak menjadi baik kembali dan masalah ini dianggap selesai," kata Rikwanto. (Ant)

Tag: Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), Ricky Prayoga, Heru Novianto, Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Recommended Reading