Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Selasa, 22 Agustus 2017

  • 14:11 WIB. Jakarta - Kepala BNN, Budi Waseso mengancam akan mengambil tindakan tegas terhadap artis yang terlibat jaringan pengedar narkoba di Indonesia.
  • 14:08 WIB. Jakarta -¬†Kemenhub¬†berencana membangun jalur rel kereta layang atau loop line pada jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta.
  • 14:04 WIB. Milan - AC Milan bidik¬†gelandang jangkar Juventus, Marchisio.
  • 13:38 WIB. Taliban - Taliban kecam kebijakan Trump terkait intervensi militer di Afghanistan.
  • 11:44 WIB. Restoran - 169 restoran McDonald's di India tutup.
  • 11:15 WIB. Gadget - Acer hadirkan salah satu model notebook Nitro 5 Spin unggulan terbarunya yang digadang-gadang untuk mengantisipasi peluncuran Intel Coffee Lake.
  • 11:13 WIB. Gadget - Samsung telah hadirkan Samsung Galaxy J3 Pro ke Indonesia, dan sudah bisa dipesan melalui e-commerce lokal Dinomarket.
  • 11:11 WIB. Gadget - Xiaomi telah resmi rilis smartphone terbarunya, Xiaomi Redmi Note 5A.
  • 11:00 WIB. Machine learning - Google bersama News Lab akan bekerja sama dengan ProPublica untuk membuat machine learning.
  • 10:57 WIB. Machine learning - Google: Machine learning itu akan menganalisis teks dan mengekstrak informasi tentang orang, tempat, dan peristiwa.

CBF Harapkan Para Anggota Maksimalkan Teknologi Digital

Foto Berita CBF Harapkan Para Anggota Maksimalkan Teknologi Digital
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Umum CEO Business Forum (CBF) Indonesia Jahja B Soenarjo mengatakan anggotanya masih banyak yang tidak memahami dan mengimplementasikan teknologi digital. Padahal, menurutnya, teknologi digital merupakan strategi pemasaran paling efektif yang dapat membantu menaikkelaskan bisnis ke ranah ekspor.

"Sistem mereka kebanyakan masih menggunakan manual," ungkap Jahja kepada Tim Warta Ekonomi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Namun, menurut Jahja, dengan adanya budaya saling berbagi di CBF, anggota atau member yang belum memaksimalkan fungsi digital akhirnya akan ikut terbawa untuk maju dan ekspan dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Kalau perlu kita wadahin lagi. Kamu enggak perlu ke luar negeri. Bikin website yang bagus, nanti masuk ke website kita. Tetapi ini harus ada engine-nya," tuturnya.

Ke depan, Jahja juga berencana agar komunitasnya memiliki mobile app untuk para anggotanya sehingga antar-anggota dapat saling berkomunikasi, hanya dengan mengunduh mobile app yang dapat dijadikan wadah untuk berbagi informasi satu sama lain.

"Mungkin CBF ini bukan organisasi di bawah pemerintah, tetapi kita juga ingin menjadi mitranya pemerintah menggalakkan ekspor. Kemudian juga lebih mengakselerasi ekonomi digital sampai bisa diimplementasikan," tandasnya.

Tag: CBF, Jahja B. Soenarjo

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Cahyo Prayogo

Recommended Reading