Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Jum'at, 18 Agustus 2017

  • 15:27 WIB. Teror Barcelona - Tidak ada WNI yang menjadi korban terkait teror di Barcelona.
  • 15:26 WIB. Gadget - Huawei diperkirakan akan umumkan Mate 10 dalam sebuah acara di Munich, Jerman, pada 16 Oktober 2017.
  • 15:25 WIB. Gadget - LG memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap penjualan smartphone terbarunya Q6 di Indonesia pada tahun ini.
  • 15:23 WIB. Operator - Asus memprediksi seri Zenfone 4 Selfie bakal paling laris di Indonesia.
  • 15:21 WIB. Operator - XL rilis tarif roaming internet Rp15.000 seharian.
  • 15:20 WIB. Teror Barcelona - Indonesia kecam aksi kekerasan yang menewaskan 13 orang di Barcelona.
  • 14:57 WIB. HUT RI - Djarot ucapkan terima kasih untuk warga Jakarta.
  • 14:57 WIB. Politik - PPP sebut gaya komunikasi Jokowi sangat efektif untuk pertemukan SBY dan Megawati.
  • 14:56 WIB. Tol - YLKI sebut kebijakan ganjil genap pada jalan tol merupakan kegiatan ngawur.
  • 14:55 WIB. Kasus Rizieq - Polda Metro akan periksa Rizieq Shihab di Arab.
  • 14:44 WIB. ICE 2017 - Menteri Rini hadiri acara seminar PKBL di Balai Kartini.
  • 14:26 WIB. Teror Barcelona - Kepolisian Spanyol tangkap satu orang lagi terkait serangan brutal di Barcelona.
  • 14:23 WIB. Asus - Asus meluncurkan enam model sekaligus Zenfone terbaru.
  • 14:20 WIB. China - China akan lebih membuka sektor perbankan, asuransi, dan sekuritas bagi investasi asing.
  • 12:38 WIB. Google - Google juga akan membayar hak istimewanya ke Samsung.

Panglima TNI Sebut Semua Provinsi Ada Anggota ISIS-nya

Foto Berita Panglima TNI Sebut Semua Provinsi Ada Anggota ISIS-nya
Warta Ekonomi.co.id, Sukabumi -

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo menyatakan terus mewaspadai gerakan ISIS di Indonesia yang sewaktu-waktu bisa beraksi untuk merongrong kedaulatan bangsa melalui berbagi teror dan hasutan.

"Hampir di setiap provinsi ada anggota ISIS, tetapi mereka saat ini masih 'tertidur' yang kapan saja bisa bangun dengan melancarkan aksinya untuk mencapai tujuannya," katanya saat penyampaian orasi ilmiah di depan ribuan mahasiswa Universitas Muhammdiyah Sukabumi, Selasa (13/6/2017).

Menurut Panglima, kelompok radikal ini diduga tengah merancang berbagai rencana untuk melaksanakan aksinya sehingga gerakannya harus diwaspadai dan ini menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia. Apalagi tidak menutup kemungkinan kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS di Marawi, Mindanao, Filipina Selatan bergerak ke Indonesia untuk menyatukan kekuatan dengan kelompok yang ada di negara ini.

Maka dari itu, perang terhadap teroris tidak bisa dilakukan oleh aparat keamanan baik Polri maupun TNI tetapi seluruh rakyat harus ikut memeranginya. Salah satu upaya mereka (kelompok radikal) melemahkan bangsa ini dengan cara memecah belah rakyatnya. Gerakan ini sudah mulai tercium sehingga Presiden RI Joko Widodo mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk selalu mewaspadai aksi teror yang kapan saja bisa terjadi.

Ia pun mencontohkan aksi teroris yang menguasai Marawi beberapa waktu lalu di Filipina yang awalnya informasi intelejen negara tersebut hanya ada 50 orangetapi kenyataannya ada 600 teroris yang selama ini ternyata tertidur dan setelah bangun mereka bergabung dengan kelompok lainnya.

"Kita harus selalu berpegang teguh kepada Pancasila dan kebhinekaaan serta Indonesia sangat beruntung mempunyai ulama, kyai dan santri yang selalu menjaga keutuhan bangsa ini," tambahnya.

Di sisi lain, Gatot mengungkapkan tujuan ISIS dan afiliasinya mengacaukan suatu negara tujuannya yakni pangan dan energi. Kenapa Indonesia menjadi salah satu tujuan kelompok radikal tersebut, karena negara ini memiliki kekayaan yang melimpah mulai dari pangannya hingga energinya. (ant)

Tag: Gatot Nurmantyo, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Recommended Reading