Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Selasa, 27 Juni 2017

  • 01:03 WIB. NTT- Sekitar pukul 20.00 WIB, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa 5 SR.
  • 01:02 WIB. IPW- Penyerangan teroris di Mapolda Sumut jadi catatan buruk bagi Polri, kata Indonesia Police Watch.
  • 01:01 WIB. Lebaran- Jasa Marga merilis bahwa Jumat (30/6) jadi puncak arus balik Lebaran.
  • 01:00 WIB. Mudik Lebaran- Pemudik yang berangkat di hari kedua lebaran dari terminal Cicaheum Bandung sepi.
  • 00:59 WIB. Jokowi- Pengamat politik dari Univ Paramadina Hendri Satrio menilai langkah Jokowi tepat saat menemui GNPF-MUI.
  • 00:58 WIB. Mudik Lebaran- Wapres Jusuf Kalla mudik lebaran di kampung halamannya di Makassar.
  • 00:57 WIB. Mudik Lebaran- Telkomsel melansir terjadi kenaikan trafik sebesar 136 persen saat Lebaran.
  • 00:56 WIB. Solo- Presiden Jokowi bagikan 4.000 paket sembako kepada warga disekitar kediamannya.
  • 00:55 WIB. Surabaya- Kapolresta Surabaya Kombes M Iqbal marah besar saat mendapati anak buahnya tidur di Pos Polisi.
  • 00:25 WIB. Mudik Lebaran - Menhub merasa terkejut H+2 tol Cikampek masih macet.
  • 00:24 WIB. Mudik Lebaran - Tol Cikampek hingga H+2 alami kemacetan.
  • 00:22 WIB. BMKG - NTT diguncang gempa 5 sr.
  • 23:01 WIB. Al Qaeda - Al Qaeda bebaskan sandera berkebangsaan Swedia, setelah hampir enam tahun ditahan.
  • 22:58 WIB. Kolombia - Pencarian terus dilakukan pascahilangnya kapal pariwisata di Kolombia.
  • 22:40 WIB. Iran - Iran desak Eropa bantu promosikan dialog di Teluk Persia.

Tiga Pilar Nurhaida untuk Bangun Pasar Modal

Foto Berita Tiga Pilar Nurhaida untuk Bangun Pasar Modal
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Calon Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida memiliki tiga pilar utama untuk membangun pasar modal agar lebih berkembang dalam lima tahun ke depan.

"Ada tiga pilar dalam pembangunan pasar modal, yaitu kontributif, stabil, dan inklusif. Jika keuangan kita sudah stabil, maka diperlukan adanya pilar tersebut," ujar dia saat Fit and Proper Test di Komisi XI, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Dijelaskannya, pilar kontributif artinya diperlukan peran yang lebih besar dari berbagai pihak untuk ikut mengembangkan pasar modal di Indonesia. Hal ini termasuk peran pemerintah serta regulator di sektor keuangan seperti OJK.

"Inklusif artinya perlu membuat masyakarat lebih inklusif. Jika investor bisa dijangkau lebih jauh, maka dana yang didapat semakin banyak. Kita juga mempercepat proses di OJK, dan BUMN lalu anak perusahaan BUMN masuk ke pasar modal. Produk-produk juga perlu dikembangkan dalam pasar modal," jelas dia.

Sementara itu, terkait dengan adanya pilar stabil, kata Nurhaida, diperlukan kapasitas pengawasan dari otoritas. Dengan begitu diharapkan transaksi yang dilakukan di pasar modal lebih mudah tetapi juga tetap memberikan jaminan kepada investor.

"Penyelesaian transaksi dalam pasar modal dalam hal yang terpenting juga. Permodalan perusahaan efek juga perlu ditingkatkan agar sehat dan juga baik. Dari 2017 sampai 2022 adanya 1.000 penjual perantara efek, dan harapannya dalam lima tahun ke depan ada 5 juta investor," pungkasnya.

Tag: Nurhaida, OJK

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Fajar Sulaiman

Recommended Reading