Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Senin, 21 Agustus 2017

  • 09:04 WIB. Filipina - Uskup Filipina kecam tindakan pemberantasan narkoba oleh Rodrigo Duterte.
  • 08:47 WIB. Qatar - Saudi Airlines tidak bisa membawa jamaah haji dari Qatar karena perihal izin yang kurang lengkap.
  • 08:45 WIB. Jerman - Kanselir Jerman, Angela Merkel, kritisi Turki karena telah menyalahgunakan fungsi Interpol.
  • 08:44 WIB. Pilgub Jabar - PKS targetkan menang 60 persen Pilkada serentak Jabar.
  • 08:43 WIB. Bendera Terbalik - PKS minta Malaysia segera minta maaf.
  • 08:43 WIB. HUT Jabar - Deddy Mizwar harap gaji guru di Jabar naik.
  • 05:34 WIB. Ligue 1(21/8) - PSG 6 - 2 Toulouse
  • 05:32 WIB. La Liga (21/8) - La Coruna 0 - 3 Real Madrid
  • 05:32 WIB. La Liga (21/8) - Barcelona 2 - 0 Real Betis
  • 05:30 WIB. Serie A (21/8) - Inter Milan 3 - 0 Fiorentina
  • 05:28 WIB. Serie A (21/8) - Crotone 0 - 3 AC Milan
  • 05:26 WIB. Serie A (20/8) - Atalanta 0 - 1 AS Roma
  • 22:33 WIB. Hongkong - Sekitar 10.000 orang lakukan aksi demonstrasi pascapenangkapan 3 aktivis pro-demokrasi di Hongkong.

Keluarga Tak Tahu Miryam Haryani di mana, Hilang?

Foto Berita Keluarga Tak Tahu Miryam Haryani di mana, Hilang?
Warta Ekonomi.co.id, Indramayu -

Keluarga Miryam Haryani yang sekarang buronan KPK juga tidak tahu di mana dia kini berada. Salah satu yang berkata demikian adalah adik kandungnya, Iwan Hikmanto.  

"Kalau di Indramayu sendiri dipastikan tidak ada. Dia juga jarang pulang," kata Hikmanto, kepada wartawan, di Indramayu, Jumat (28/4/2017).

Dia bilang, bisa dikatakan kakaknya itu tidak pernah ke rumah orangtua mereka karena kesibukannya. "Tidak pernah kesini dan ini juga rumah orangtua kami," ucapnya. 

Pihak keluarga berharap kasus yang sedang menjerat Miryam segera tuntas dan selesai, agar keluarga terutama ibu-nya bisa tenang. 

Iwan menuturkan ibunya sering menangis ketika melihat berita di TV, karena pihak keluarga yakin Miryam tidak bersalah. "Saya dan keluarga yakin kalau mba Yani (Miryam) tidak bersalah, ini hanya permasalahan politik," tuturnya.

Kamis kemarin (27/4) KPK menetapkan Miryam sebagai DPO alias buron, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan kasus korupsi KTP elektronik. (Ant)

Tag: Miryam S Haryani, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kasus Megakorupsi E-KTP

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Sigid Kuniawan

Recommended Reading