Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 30 Maret 2017

  • 19:20 WIB. China - Pemerintah China memastikan Presiden Xi Jinping akan bertemu Presiden Donald Trump di Florida pada pekan depan.
  • 17:37 WIB. FBI - FBI akui menyadap Trump Tower dari tahun 2011 hingga 2013 tetapi bukan menargetkan Donald Trump melainkan organisasi Rusia yang berada di sana.
  • 17:15 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini  (30/3) Rupiah ditutup menguat 17.29 poin (0.12%) ke 14,295.95 per Euro dibanding pada pembukaan pagi tadi di 14,313.24. (Data Bloomberg).
  • 17:14 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini (30/3) Rupiah ditutup melemah 3.00 poin (0.02%) ke Rp 13,316.00 per dolar AS dibanding pada pembukaan di Rp 13,313.00. (Data Bloomberg).
  • 16:33 WIB. ABBA - Mahaka Media Tbk. berencana untuk melepas dua entitas anak, yakni PT Avabanindo Perkasa dan PT Radionet Cipta Karya.
  • 16:31 WIB. Persib - Carlton Cole resmi bergabung dengan Persib setelah sebelumnya maung Bandung berhasil merekrut Michael Essien.
  • 16:05 WIB. Phapros - Phapros Tbk. akan membagikan dividen sebesar Rp43,5 miliar kepada pemegang saham atau 50% dari laba bersih perusahaan 2016.
  • 15:56 WIB. EMDE - Megapolitan Developments Tbk. berhasil mempertahankan tren peningkatan kinerja pendapatan tumbuh 1,56%.
  • 15:08 WIB. London -  Saudi Aramco has formally appointed JPMorgan Chase & Co, Morgan Stanley and HSBC as international financial advisers for its IPO.
  • 15:04 WIB. Beijing - China's President Xi Jinping will travel to Florida to meet US President Donald Trump April 6 to 7.
  • 10:08 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (30/3) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,316.00 per dolar AS.
  • 09:55 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (30/3) Rp 530.000 per gram.

BEST Optimis Bukukan Dana Rp750 Miliar dari Penjualan Lahan

Foto Berita BEST Optimis Bukukan Dana Rp750 Miliar dari Penjualan Lahan

WE Online, Bekasi - Emiten pemilik kawasan industri di Cikarang, Jawa Barat, yakni PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) pada tahun ini optimis dapat menjual lahan seluas 25-30 hektare (ha).

Direktur Utama Bekasi Fajar Industrial Estate, Yoshihiro Kobi mengatakan bahwa, harga jual rata-rata di kawasan industri perseroan saat ini berada di angka Rp 2,5 juta per meter. Sehingga, jika dihitung perseroan tahun ini bisa mengantongi dana sebesar Rp 625 miliar hingga Rp 750 miliar dari hasil penjualan lahan saja.

"Rata-rata kami jual di harga Rp 2,5 juta per meter. Itu rata-rata yah. Karena ada yang premium ada yang tidak. Tapi kalau dirata-ratakan segitu," ucap Yoshihiro, di Bekasi, Kamis (2/6/2016).

Rasa optimisme perseroan tak lepas dari langkah pemerintah yang terlihat mulai gencar melakukan pembangunan infrastruktur. Apalagi, lahan perseroan terletak didekat dengan beberapa proyek yang tengah dilakukan pemerintah.

"Semester ini kalau dibandingkan dengan semester tahun lalu, kita terima inquary lebih banyak. Artinya pemerintah sudah keluarkan banyak biaya untuk infrastruktur. Jadi walaupun belum ada finalisasi dengan calon tenant, tapi kita harap di kuartal selanjutanya kita bisa capai target 25-30 ha," jelasnya.

Meski begitu, perseroan tetap berharap pemerintah akan lebih giat lagi dalam mengejar pembangunan infrastruktur. Karena menurut Yoshihiro, dengan semakin banyaknya pembangunan infrastruktur maka akan mengundang lebih banyak lagi investor yang masuk ke Indonesia.

"Percepatan proses infrastruktur itu penting, karena akan mendorong investor untuk invest lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Yoshihiro menyebutkan bahwa hingga saat ini perseroan telah membukukan dana senilai Rp 162,5 miliar dari hasil penjualan lahan. "Marketing sales sampai saat ini 6,5 ha," tukasnya. 

Tag: PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Annisa Nurfitriani

Recommended Reading