Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Selasa, 23 Mei 2017

  • 22:50 WIB. Bom Manchester- Pasca ledakan di konser Ariana Grande, Manchester, Kota New York terapkan siaga satu.
  • 22:47 WIB. Kemenlu- Tiga WNI selamat dalam serangan di Konser Ariana Grande, Manchester.
  • 22:46 WIB. JKN- Profesor UI Hasbullah Thabrany mengatakan pendapatan Jaminan Kesehatan Nasional kecil sehingga memicu persoalan defisit anggaran.
  • 22:45 WIB. CPIN- Presdir Charoen Indonesia Tjiu Thomas mengatakan proses akuisisi Seven Eleven (sevel) menghabiskan dana sekitar Rp1 triliun.
  • 22:41 WIB. DPR- Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR meminta resolusi Uni Eropa terkait dengan minyak kelapa sawit dan deforestasi harus ditinjau ulang.
  • 22:40 WIB. Mudik 2017- ASDP Indonesia Ferry siap mengangkut penumpang penyeberangan yang diperkirakan mencapai 4,95 juta penumpang.
  • 22:38 WIB. Pungli- Seorang ketua RT di Kota Banjarbaru, Kalsel ditangkap tim satgas pungli karena meminta uang dalam pengurusan sertifikat program agraria nasional.
  • 22:37 WIB. WTP- KPK minta pemerintah makin memperkecil celah korupsi di Kementerian/Lembaga usai mendapat predikat WTP dari BPK
  • 22:35 WIB. Jubir KPK- "Penolakan praperadilan Miryam S Haryani mununjukkan keinginan DPR untuk mengajukan hak angket jelas tidak relevan".
  • 22:33 WIB. Sweeping- Kepolisian Resor Metro Bekasi ormas tidak boleh sembarang melakukan aksi sweeping karena melanggar dua pasal pidana.
  • 20:49 WIB. Baja - Pertumbuhan ekonomi sinyal berkembangnya pasar baja domestik.
  • 20:48 WIB. Mudik - 4,95 juta pemudik siap diangkut dengan kapal laut.
  • 20:46 WIB. Pemerintah - Pemerintah serap Rp14 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN).  
  • 20:44 WIB. WWF Indonesia - WWF Indonesia siapkan 70 sekat kanal di Jambi.
  • 20:42 WIB. Bekasi - Polrestabes Bekasi musnahkan 15.895 botol minuman keras.

BEST Optimis Bukukan Dana Rp750 Miliar dari Penjualan Lahan

Foto Berita BEST Optimis Bukukan Dana Rp750 Miliar dari Penjualan Lahan

WE Online, Bekasi - Emiten pemilik kawasan industri di Cikarang, Jawa Barat, yakni PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) pada tahun ini optimis dapat menjual lahan seluas 25-30 hektare (ha).

Direktur Utama Bekasi Fajar Industrial Estate, Yoshihiro Kobi mengatakan bahwa, harga jual rata-rata di kawasan industri perseroan saat ini berada di angka Rp 2,5 juta per meter. Sehingga, jika dihitung perseroan tahun ini bisa mengantongi dana sebesar Rp 625 miliar hingga Rp 750 miliar dari hasil penjualan lahan saja.

"Rata-rata kami jual di harga Rp 2,5 juta per meter. Itu rata-rata yah. Karena ada yang premium ada yang tidak. Tapi kalau dirata-ratakan segitu," ucap Yoshihiro, di Bekasi, Kamis (2/6/2016).

Rasa optimisme perseroan tak lepas dari langkah pemerintah yang terlihat mulai gencar melakukan pembangunan infrastruktur. Apalagi, lahan perseroan terletak didekat dengan beberapa proyek yang tengah dilakukan pemerintah.

"Semester ini kalau dibandingkan dengan semester tahun lalu, kita terima inquary lebih banyak. Artinya pemerintah sudah keluarkan banyak biaya untuk infrastruktur. Jadi walaupun belum ada finalisasi dengan calon tenant, tapi kita harap di kuartal selanjutanya kita bisa capai target 25-30 ha," jelasnya.

Meski begitu, perseroan tetap berharap pemerintah akan lebih giat lagi dalam mengejar pembangunan infrastruktur. Karena menurut Yoshihiro, dengan semakin banyaknya pembangunan infrastruktur maka akan mengundang lebih banyak lagi investor yang masuk ke Indonesia.

"Percepatan proses infrastruktur itu penting, karena akan mendorong investor untuk invest lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Yoshihiro menyebutkan bahwa hingga saat ini perseroan telah membukukan dana senilai Rp 162,5 miliar dari hasil penjualan lahan. "Marketing sales sampai saat ini 6,5 ha," tukasnya. 

Tag: PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Annisa Nurfitriani

Recommended Reading