Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 29 Juni 2017

  • 23:29 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi balik ke Jakarta usai mudik lebaran ke Solo.
  • 23:28 WIB. Pelabuhan - Seorang penumpang kapal jatuh ke laut di Pelabuhan Gilimanuk.
  • 23:26 WIB. Mudik Lebaran - Dishub: Pemudik tahun ini lebih tertib.
  • 23:26 WIB. Arus Balik - Polda Metro kerja sama dengan Jasa Marga atasi arus balik mudik.
  • 22:07 WIB. Venezuela - Pelaku penyerangan Mahkamah Agung Venezuela, desak agar presiden Maduro mundur dari jabatannya.
  • 22:03 WIB. Hyundai - Otoritas China tarik kembali 44.000 ribu unit mobil Hyundai Dan Kia karena masalah mesin dan keamanan.
  • 22:00 WIB. Uni Eropa - Uni Eropa: proteksionisme perdagangan meningkat.
  • 21:59 WIB. Migran - Sebanyak 24 jenazah migran ditemukan di lepas pantai Libya.
  • 21:55 WIB. Infiniti - Infiniti jalin kerja sama dengan binatang NBA, Stephen Curry, terkait dengan pemasaran produk.
  • 21:52 WIB. China - Penerbangan di China ditunda setelah seorang nenek melempar koin ke pesawat.
  • 21:50 WIB. Obama - Obama terkesan dengan sejarah Candi Borobudur.
  • 21:49 WIB. Myanmar - Wartawan Myanmar ditahan karena liput kegiatan pemberontak.
  • 21:46 WIB. China - Presiden China harap CICA dapat berkontribusi ciptakan perdamaian.
  • 21:44 WIB. Rusia - Uni Eropa perpanjang sanksi ekonomi kepada Rusia sampai Januari 2018. 
  • 21:44 WIB. Sweet 20 - Film Sweet 20 produksi Starvision Plus menembus angka lebih dari 165.000 penonton.

BEST Anggarkan Dana Rp11,87 Miliar untuk Dividen

Foto Berita BEST Anggarkan Dana Rp11,87 Miliar untuk Dividen

WE Online, Bekasi - Emiten pengembang kawasan industri, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyepakati rencana perseroan untuk membagikan dividen sebesar Rp 11,87 miliar. Dana tersebut nantinya akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan.

Direktur Utama/Independen BEST, Yoshihiro Kobi, mengatakan nilai dividen tersebut sekitar 5,6 persen dari hasil bersih perseroan di tahun 2015.

"Dividen tunai sebesar Rp1,23 per saham akan dibayarkan segera sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujarnya di Bekasi, Kamis (2/6/2106).

Menurutnya, sekitar Rp 1 miliar dari laba bersih perusahaan akan dialokasikan untuk dana cadangan. Kemudian, sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan.

"Laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan kedepannya," jelas Yoshihiro Kobi.

Seperti diketahui, pada tahun 2015 lalu perseroan berhasil mencatatkan prapenjualan lahan di industri sebesar 18,1 hektar dari target 15-20 hektar. Untuk tahun 2016, perseroan menargetkan prapenjualan lahan industri sebesar 25-30 hektar. 

Tag: PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Annisa Nurfitriani

Recommended Reading